...kalo engga ada pertanian, gimana kita mau makan?..

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Thumbnail Recent Post

Recent Comments

  • Crop Circle yang Misterius

    Satu lagi fenomena aneh di dunia yang semakin menambah segerombol (?) fenomena-fenomena yang sulit untuk dipecahkan oleh akal sehat ilmuwan ( apalagi akal sehat orang yg boker di lampu merah?), yaitu Crop circle

  • Pertanian Masa Depan

    Ini nih ide ide mantap para arsitek... The Pyramid Farm, didesain oleh guru Dickson Despommier di Columbia University , New York dan Eric Ellingsen di Institut Teknologi Illnois, adalah ide untuk mengatasi....

  • Gitar di Lahan Pertanian

    Kreatif. Itulah yang pantas disebutkan kepada seorang petani asal Argentina, Pedro Martin Ureta. Dia membuat bentuk gitar raksasa di lahan miliknya. Bentuk gitar ini baru akan terlihat bila dilihat dari atas.Pedro (70) melakukan hal luar biasa ini untuk mengenang istrinya yang telah meninggal...

  • Kelapa Unik, Airnya Rasa Sprite

    Percayakah Anda jika ada kelapa yang sabutnya bisa dijadikan sayuran. Dan air nya memiliki rasa “segar” seperti softdrink? Ternyata semua keunggulan tersebut ada pada kelapa unik asal Kalimantan Timur....

Tampilkan postingan dengan label Kerenn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerenn. Tampilkan semua postingan
Posted by Unknown - - 0 comments

Lahan pertanian dengan membentuk teras-teras dapat ditemukan di berbagai budaya di seluruh dunia. Dengan teras-teras ini, wilayah pegunungan dengan yang kontur yang berbukit-bukit pun dapat dipakai sebagai lahan pertanian yang subur. Karena, terasering dapat mencegah terjadinya erosi, selain itu air untuk irigasi pun dapat dihemat. Tidak hanya itu, sawah yang betingkat-tingkat ini juga dapat menyajikan beberapa pemandangan paling spektakuler di dunia.

1. Terasering di Bali


Sawah berteras-teras dapat ditemukan hampir di seluruh pulau Bali. Masyarakat Bali bergantung pada metode pertanian ini selama hampir 2000 tahun. Di tengah-tengah pulau Bali, tepatnya di sebelah utara desa Tegallalang di Ubud, terdapat serangkaian sawah teras yang menjadi favorit bagi para wisatawan dan para fotografer. Sawah bertingkat seperti ini juga dapat ditemukan di Sayan, Jatiluwih, Pupuan dan Tabanan. Di Bali, sawah berteras seperti ini dikerjakan sesuai dengan tatanan sosial yang terorganisir dengan baik, yang disebut subak. Subak mengelola dan mendistribusikan sumber air irigasi dengan jadwal yang ketat, sehingga seluruh sawah ini dapat terairi dengan baik.

2. Teras Sawah Banaue



Teras sawah ini terletak di pusat pegunungan Cordillera di Filipina dan berada di ketinggian 1525 meter. Teras yang bertingkat-tingkat ini dibuat dengan tangan tanpa alat-alat modern oleh orang-orang suku Ifugao dan telah memproduksi beras selama hampir 2.000 tahun. Terasnya sendiri begitu banyak, curam, dan padat, sehingga jika sawah ini diukur dari ujung ke ujung, maka akan sama dengan panjang dari setengah keliling dunia. Sayangnya, akhir-akhir ini, sawah ini mulai ditinggalkan, karena semakin banyak orang suku Ifugao yang bermigrasi ke kota-kota.

3. Teras Sawah Sa Pa



Sa Pa adalah sebuah kota yang terletak di barat laut Vietnam dekat perbatasan dengan China. Sawah yang berteras-teras, adalah salah satu daya tarik wisata yang paling populer di Vietnam, dan dapat ditemukan di lembah Muong Hoa antara kota Sa Pa dan Gunung Fansipan. Suku di daerah setempat, Hmong, Giay, Dao, Tay, dan Giay, menanam padi dan jagung bersama dengan sayuran pada sawah teras ini.

4. Teras Sawah Longji



Teras sawah di Longji yang berarti "tulang punggung naga" ini dibangun lebih dari 500 tahun yang lalu selama pemerintahan Dinasti Ming. Teras sawah ini dapat ditemukan di Longsheng sekitar dua jam perjalanan dari Guilin. Teras sawah di Longsheng ini dibuat karena lahan pertanian yang terbatas dan kurangnya pasokan air.

5. Teras Sawah Hani



Teras sawah Hani terletak di bawah desa-desa di sisi pegunungan Ailao di Yuanyang, dan telah dibudidayakan selama lebih dari 1.000 tahun. Dibuat dengan tangan oleh orang-orang Hani, sawah ini telah merubah sebuah bukit tandus menjadi surga sub-tropis yang rimbun. Teras ini menghasilkan padi dan ikan yang cukup untuk ratusan ribu orang. Air untuk irigasinya sendiri berasal dari hutan hujan di puncak bukit. Sawah yang tergenang pada bulan Desember hingga Maret ini, menyajikan pemandangan yang spektakuler bagi para wisatawan.

6. Lembah Douro



Lembah Douro terletak di utara Portugal, agak jauh dari kota Porto. Bukit-bukit di lembah ini ditutupi dengan kebun berteras-teras yang ditanami dengan anggur. Pemandangan di lembah ini secara spektakuler akan berubah sepanjang tahun seiring tanaman yang mulai matang. Pada musim gugur tanaman berwarna kemerahan dan keemasan, sedangkan pada bulan Februari sampai Maret almond yang mekar memberikan warna pink keputihan ke wilayah tersebut.

7. Salinas de Maras



Salineras de Maras telah digunakan selama berabad-abad, dan merupakan tambang garam langsung dari mata air alami yang mengandung garam dalam konsentrasi tinggi. Teras-teras ini berjumlah sekitar 3.000. Ketika air diuapkan oleh matahari, lapisan garam yang tebal akan tertinggal. Garam ini kemudian dipotong menjadi lempengan besar dan diangkut ke pasar. Seperti di beberapa sawah di Asia, teras garam ini diwariskan dari generasi ke generasi, dan telah digunakan selama berabad-abad.

8. Moray



Moray adalah semacam laboratorium pertanian peninggalan Inca di Peru yang digunakan untuk membudidayakan varietas tanaman unggulan. Moray berisi beberapa teras melingkar, yang dapat digunakan untuk mempelajari efek dari kondisi iklim yang berbeda pada tanaman. Karena, teras yang lebih rendah juga memiliki suhu yang lebih rendah. Teras paling bawah adalah sekitar 150 meter dalamnya dengan perbedaan suhu hingga 15 ° C antara bagian paling atas.

9. Pisac



Teras Pisac dibangun oleh suku Inca, yang masih digunakan saat ini untuk membudidayakan 16 jenis tanaman yang berbeda. Pisac adalah kata Quechua, yang berarti "ayam hutan". Tradisi Inca adalah membangun kota dalam berbagai bentuk burung dan hewan, salah satunya, adalah Pisac yang berbentuk ayam hutan.

10. Ollantaytambo



Lembah-lembah di sepanjang Ollantaytambo ditutupi oleh serangkaian teras pertanian yang dimulai di bagian bawah lembah dan sampai atas bukit-bukit di sekitarnya. Teras ini membuat lahan yang tadinya tidak dapat digunakan untuk pertanian menjadi lumbung pangan bagi masyarakat di sekitarnya.

Sumber
[ Read More ]

Posted by Unknown - - 0 comments


Kreatif. Itulah yang pantas disebutkan kepada seorang petani asal Argentina, Pedro Martin Ureta. Dia membuat bentuk gitar raksasa di lahan miliknya. Bentuk gitar ini baru akan terlihat bila dilihat dari atas, ujar di situs circle888.blogspot.com.
Pedro (70) melakukan hal luar biasa ini untuk mengenang istrinya yang telah meninggal. Dia membentuk desain gitar dengan menggunakan 7000 pohon cemara dan pohon eucalyptus. Dia membentuk lahan pertanian berbentuk gitar sejak bertahun-tahun yang lalu, dan memeliharanya demi menghormati istrinya, Graciela Yraizoz, yang meninggal pada tahun 1977 saat berumur 25 tahun.
Ide membentuk gitar raksasa di lahan miliknya berasal dari istrinya, yang ketika terbang melintasi suatu dataran rendah melihat sebuah peternakan yang baginya terlihat seperti ember pemerahan. Saat itulah terbersit ide di benak Graciela untuk mendesain lahan pertanian mereka menjadi bentuk sebuah gitar, instrumen musik yang sangat disukai Graciela. Namun Pedro terlalu sibuk sehingga tidak jua mewujudkan ide istrinya. Sampai akhirnya Graciela meninggal pada tahun 1977 saat mengandung anak ke-lima mereka.
Pedro sangat menyesali bagaimana ia tidak mendengarkan ide gitar Graciela.

Sampai beberapa tahun kemudian ia memutuskan untuk memenuhi impian mendiang istrinya itu. Pada awalnya, Pedro mengajak beberapa pemilik lahan, namun tak satupun dari mereka tertarik, sampai akhirnya dirinya harus melakukannya sendiri.
"Anda hanya perlu meletakkan sebuah gitar di depan anda dan mulai melakukan pengukuran dan mempelajari proporsinya", kata Pedro. Namun pada kenyataannya diperlukan bantuan keluarganya untuk mengerjakannya. Pedro dibantu oleh anak-anaknya saat menanam pohon-pohon tersebut.
Sebagian besar gitar tersebut, termasuk badan dan lubang berbentuk bintang dirancang menggunakan pohon cemara, dan untuk senar, Pedro menggunakan pohon eucalyptus yang berwarna kebiruan. Tapi penanaman dan memastikan pertumbuhannya lebih sulit daripada sekedar menanam di tempat yang tepat. Kelinci dan binatang-binatang lainnya merusak lahan itu, dan Pedro hampir saja menyerah ketika ia mendapat ide cemerlang untuk menggunakan besi tua dan menempatkannya sebagai pagar pelindung pohon-pohon yang masih muda.
Pedro menyaksikan pertumbuhan pohon-pohon yang membentuk gitar raksasa bersamaan dengan pertumbuhan anak-anaknya. Tapi percayakah anda bahwa Pedro belum pernah melihat karyanya yang luar biasa ini dari langit, kecuali di foto. Hal ini dikarenakan dirinya takut terbang.
Sumber : ini
[ Read More ]

Posted by Unknown - - 0 comments


Mayoritas dunia saat ini hidup di perkotaan.
Proporsi ini berkembang pesat, dan pada tahun 2050 diperkirakan penduduk bisa mencapai 70 persen dari populasi dunia. 
Ketika kehidupan kota menjadi semakin dominan, kita menjadi semakin jauh dari sumber makanan kita.
Rata-rata, kota-kota besar mengimpor 6.000 ton makanan setiap hari, dengan jarak rata-rata 1.700 mil antara petani dan konsumen.
Statistik ini menyampaikan dua titik kunci: populasi perkotaan sangat banyak bisa terputus dari sumber makanan mereka, dan sistem pengiriman pertanian sangat tergantung pada bahan bakar.
Prototipe ini merupakan respon terhadap inefisiensi sistem saat ini, dan bertujuan untuk memberdayakan penduduk perkotaan untuk menghasilkan makanan dalam kehidupan sehari-hari mereka. 
Dirancang sebagai terjangkau dan mudah digunakan.
1. Sill Farm

"Dirancang untuk apartemen kota, prototipe ini cocok di dekat jendela standar perumahan rumah kaca kecil yang berada di dekat jendela dan tangki ikan yang terhubung untuk menyediakan nutrisi organik untuk tanaman.Tanaman juga merupakan filter limbah beracun bagi ikan tersebut mengoptimalkan cahaya alami yang tersedia, sehingga menurunkan kebutuhan listrik.. "

2. Desk Farm
Sebagian besar orang yang bekerja di kantor-kantor menempati ruangan yang berjendela. Bayangkan kemungkinan peningkatan produksi di tempat kerja, ditambah dengan panen makan siang sendiri dari meja 

3. Tray Farm
Menggunakan lorong-lorong didalam kantor ataupun apartemen



4. Light Farm

Berada 8 kaki di atas trotoar, unit-unit yang berkembang akan dipelihara dan dipanen oleh sebuah sistem yang sudah ada karyawan kota yang mempertahankan ruang hijau lainnya, mengumpulkan sampah, dan membersihkan jalan-jalan.




5. Green House





Memanfaatkan bagian atap rumah untuk pertanian




6. Rooftop Garden







Semoga ini semua bukan hanya desain, tapi segera diwujudkan, mengingat keadaan bumi saat ini yang makin panasss 
[ Read More ]

Posted by Unknown - - 4 comments

Percayakah Anda jika ada kelapa yang sabutnya bisa dijadikan sayuran. Dan air nya memiliki rasa “segar” seperti softdrink?


Ternyata semua keunggulan tersebut ada pada kelapa unik asal Kalimantan Timur. Masyarakat setempat menyebut dengan nama kelapa Tapisan yang hanya dijumpai di Pulau Derawan Kabupaten Berau.

[ Read More ]

Posted by Unknown - - 3 comments

Satu lagi fenomena aneh di dunia yang semakin menambah segerombol (?)  fenomena-fenomena yang sulit untuk dipecahkan oleh akal sehat ilmuwan, yaitu Crop circle.




Crop Circle merupakan fenomena alam penuh misteri yang sekarang paling sering di jumpai.Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertamakali di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti bagaimana cara mereka terbentuk. 
[ Read More ]